Ingatkan Kepala Daerah yang Dilantik tak Korupsi

Ingatkan Kepala Daerah yang Dilantik tak Korupsi --Foto: Prabupos
JAKARTA, KORANPRABUMULIHPOS.COM - Anggota Komisi III DPR, Abdullah, yang akrab disapa Gus Abduh, mengingatkan kepada 961 kepala daerah yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis (20/2/2025) untuk senantiasa menjaga integritas pribadi mereka.
Gus Abduh menekankan, khususnya kepada para kepala daerah tersebut, agar tidak terlibat dalam tindak pidana korupsi.
“Tidak boleh ada lagi kepala daerah yang tersangkut masalah hukum terkait korupsi. Ini adalah peringatan tegas bagi mereka yang baru dilantik. Jangan sampai ada yang terjerat kasus korupsi lagi,” ujar Gus Abduh kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Sebelumnya, Gus Abduh juga menyampaikan bahwa sejumlah kepala daerah dalam periode sebelumnya gagal menjaga integritas, yang berujung pada keterlibatan mereka dalam perkara korupsi. Banyak di antaranya yang akhirnya berhadapan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejaksaan, serta kepolisian.
BACA JUGA:Mantan Sekuriti PT MMU Prabumulih Tuntut Uang Lembur; Senilai Ratusan Juta Sejak Tahun 2016
BACA JUGA:RL2 Desak Prabowo Cabut Moratorium Pemekaran, Gelar Aksi Damai di Kemendagri
Berdasarkan data dari KPK, antara tahun 2004 hingga 2024, sebanyak 167 kepala daerah di Indonesia terjerat dalam kasus korupsi. Selama periode yang sama, KPK juga menangani 618 kasus korupsi yang terjadi di tingkat pemerintahan kabupaten dan kota.
“Menjaga integritas adalah tantangan besar. Kepala daerah harus bisa mempertahankan integritas mereka sepanjang masa kepemimpinan mereka,” tegasnya.
Gus Abduh juga mengucapkan selamat kepada para kepala daerah yang baru saja dilantik. Dia yakin bahwa mereka adalah pemimpin yang telah terpilih oleh rakyat dan akan mampu memimpin daerah masing-masing dengan baik.
“Selamat kepada para kepala daerah yang telah dilantik oleh Presiden Prabowo. Mereka telah melewati proses pilkada yang demokratis dan berhasil meraih kemenangan,” tutup Gus Abduh.(*)