Banjir dan Longsor Terjang Empat Lawang, Akses Sumsel–Bengkulu Lumpuh Total

Banjir dan Longsor Terjang Empat Lawang, Akses Sumsel Bengkulu Lumpuh Total--Sumeks

Sementara itu, sejumlah rumah warga di Kecamatan Muara Pinang turut terdampak. Sedikitnya dua rumah dilaporkan rusak berat. Rumah milik Zukman di Desa Niur amblas setelah tergerus luapan Sungai Kandis, sementara rumah Wawan di Desa Muara Timbuk mengalami kerusakan parah pada bagian dinding akibat derasnya arus Sungai Tanjung.

“Air datang cepat sekali. Dalam waktu kurang dari setengah jam, halaman sudah jadi sungai. Kami hanya sempat menyelamatkan barang seadanya,” tutur Zukman saat ditemui di lokasi pengungsian.

Aparat dan BPBD Lakukan Tindakan Cepat

Mengetahui kondisi tersebut, aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi warga dan mengamankan lokasi terdampak. Petugas juga mendirikan pos darurat di dekat Kantor Camat Muara Pinang sebagai pusat koordinasi penanganan bencana.

Kapolsek Muara Pinang menegaskan bahwa warga diimbau tidak mendekati area rawan longsor dan diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Saat ini beberapa titik pengungsian telah disiapkan, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau berada di bantaran sungai.

BACA JUGA:Sumsel Unjuk Taring! Dua Emas Amankan Posisi di Klasemen PORNAS KORPRI XVII Hari Ke-4

BACA JUGA:Muba Expo 2025 Resmi Ditutup, Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,9 Miliar dan Dikunjungi 10 Ribu Orang Per Hari

“Kami prioritaskan keselamatan warga. Evakuasi masih berlangsung dan tim terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan,” ujarnya.

Pemerintah Daerah Koordinasi Buka Jalur Alternatif

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang kini tengah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) serta pemerintah provinsi untuk membuka jalur alternatif sementara. Langkah ini diambil agar arus logistik antarprovinsi tidak terganggu terlalu lama.

Selain itu, tim teknis BPBD bersama TNI–Polri juga melakukan survei di lapangan untuk menilai tingkat kerusakan dan kebutuhan perbaikan infrastruktur darurat, termasuk pembangunan kembali jembatan dan dinding penahan sungai.

Bupati Empat Lawang, melalui Sekretaris Daerah, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah ini. Pemerintah daerah, katanya, akan memberikan bantuan logistik darurat bagi warga terdampak dan memastikan perbaikan jalan segera dilakukan begitu kondisi memungkinkan.

Warga Diminta Tetap Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Selatan dalam beberapa hari mendatang. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di wilayah lereng, bantaran sungai, atau kawasan rawan longsor.

“Kami minta warga tidak panik, namun tetap waspada. Jangan melakukan aktivitas di tepi sungai, dan segera lapor jika ada tanda-tanda tanah retak atau pergerakan air yang tidak biasa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Empat Lawang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER