Faktor-Faktor yang Menyebabkan Stres pada Anak dan Cara Mengatasinya
Faktor-Faktor yang Menyebabkan Stres pada Anak dan Cara Mengatasinya--Foto: Fixabay
KORANPRABUMULIHPOS.COM - Stres pada anak dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang memengaruhi kesejahteraan mereka.
Menyadari faktor-faktor ini sangat penting bagi orang tua agar dapat memberikan dukungan yang tepat.
Penyebab stres pada anak bisa berasal dari banyak hal, seperti perubahan dalam rutinitas, pengalaman tidak menyenangkan di sekolah, atau masalah yang terjadi dalam keluarga. Stres yang dibiarkan tanpa penanganan dapat berdampak serius pada kesehatan mental anak.
Mengenali stres pada anak terkadang tidak mudah karena mereka mungkin tidak langsung mengungkapkan perasaan mereka.
BACA JUGA:Poco F7 Ultra: Ponsel Flagship dengan Kamera Canggih dan Performa Luar Biasa
BACA JUGA:Perluas Inklusi Keuangan di Kawasan Asia Tenggara, BRI Luncurkan BRImo di Timor Leste
Namun, ada beberapa tanda yang bisa menjadi petunjuk, seperti gangguan tidur, berkurangnya nafsu makan, perubahan perilaku yang tiba-tiba, kesulitan berkonsentrasi, atau bahkan masalah dalam menyelesaikan pekerjaan sekolah.
Gejala fisik, seperti sakit perut, sakit kepala, atau gangguan pencernaan, juga sering muncul.
Berikut adalah beberapa faktor utama yang sering menjadi penyebab stres pada anak:
1. Paparan Informasi yang Tidak Sesuai Usia
BACA JUGA:10 Cara Efektif untuk Melatih dan Meningkatkan Kesabaran
BACA JUGA:Gerakan Senam Aerobik yang Cocok untuk Ibu Hamil: Tetap Sehat dan Bugar
Dengan perkembangan teknologi, anak-anak kini lebih mudah terpapar informasi yang tidak sesuai dengan usia mereka, termasuk konten yang menakutkan atau kekerasan.
Orang tua perlu selektif dalam memilihkan konten yang dapat diakses anak dan memastikan mereka mendapat pendampingan saat menyaring informasi tersebut.
2. Kurang Tidur
Anak-anak membutuhkan tidur yang cukup untuk mendukung tumbuh kembang mereka. Kekurangan tidur dapat mengganggu suasana hati, perilaku, serta kemampuan belajar mereka.
Oleh karena itu, orang tua perlu memastikan anak tidur cukup, sekitar 10 hingga 11 jam per malam, dan membatasi penggunaan gadget menjelang waktu tidur.