Dinas PPKBPPA Prabumulih Gelar Penyuluhan KDRT dan Fasilitasi Layanan Rujukan Lanjutan

Jumat 29 Aug 2025 - 19:43 WIB
Reporter : Eka
Editor : Eka

PRABUMULIH, KORANPABUMULIHPOS.COM – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Perempuan (PPKBPPPA) Kota Prabumulih,  menggelar kegiatan penyediaan layanan rujukan lanjutan bagi perempuan korban kekerasan yang memerlukan koordinasi kabupaten Kota (penyuluhan KDRT), tahun 2025.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala DPKBPPA ini, berlangsung di Fave Hotel Kota Prabumulih, Jumat (29/8/2025).

Dalam sambutannya, Kepala DPKBPPPA, Eti Agustina SKM Mkes mengatakan, tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang masih marak terjadi di masyarakat.

Dia juga menyampaikan pentingnya peran keluarga, sekolah, serta lingkungan sosial dalam mencegah kekerasan berbasis gender.

BACA JUGA:Dinas PPKBPPPA Prabumulih Raih 3 Penghargaan 2024

BACA JUGA:Dua Siswa SMA N 2 Prabumulih Lolos Menjadi Parlemen Remaja 2025

"kasus KDRT tidak boleh dianggap masalah privat, melainkan isu publik yang membutuhkan perhatian serius dan solusi bersama. Karena itu kita fasilitasi penyediaan layanan rujukan lanjutan," tuturnya.

Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan organisasi perempuan, kader PKK, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat yang selama ini aktif dalam pendampingan korban.

Mereka mendapatkan materi tentang prosedur layanan rujukan, pendampingan hukum, dan konseling psikologis.

Menurut Eti Agustina, Dinas P2KBP3A terus berupaya memperluas akses layanan abagi perempuan dan anak korban kekerasan.

BACA JUGA:Perbedaan Gejala Flu dan Pneumonia yang Perlu Diketahui

BACA JUGA:6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Menyebabkan Depresi

“Kami siap memberikan layanan rujukan, baik medis, hukum, maupun sosial. Harapannya, korban bisa pulih dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, turut hadir Fandri Hery Kusuma, pendiri Komunitas Peduli Kota Nyaman (KPkN) sekaligus aktivis Kota Prabumulih. Dalam pemaparannya, Fandri menekankan perlunya keberanian korban untuk melapor dan mencari pertolongan. Ia juga menyoroti pentingnya dukungan masyarakat agar korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi kasus kekerasan.

Fandri menambahkan bahwa sinergi pemerintah dengan komunitas sangat penting untuk menekan angka kekerasan.

Apalagi dirinya juga sebagai aktivis media menjelaskan bahwa selalu terbuka menjadi ruang aman bagi masyarakat yang ingin berbagi maupun mencari bantuan.

BACA JUGA:Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh, Ini Manfaat Buah Melon Untuk Kesehatan

BACA JUGA:Jadi Salah Satu Camilan Populer, Ini 4 Manfaat Kuaci Untuk Kesehatan

"Semakin banyak pihak yang peduli, semakin kuat pula perlindungan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Pemerintah Kota Prabumulih berkomitmen memperkuat perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

" Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya KDRT dan tidak ragu untuk melibatkan aparat maupun lembaga layanan ketika menemukan kasus serupa," tukasnya.

Kategori :