Belum Produksi Motor Listrik, BYD Andalkan Baterai Blade untuk Roda Dua

Belum Produksi Motor Listrik, BYD Andalkan Baterai Blade untuk Roda Dua Foto: Ros Prabupos--

KORANPRABUMULIHPOS.COM — Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams), hingga kini memang belum meluncurkan produk motor listrik roda dua secara resmi ke pasar global maupun Indonesia. Namun, di balik absennya produk tersebut, BYD justru telah menyiapkan fondasi teknologi kuat yang diyakini mampu menjadi standar baru bagi motor listrik di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, nama BYD kerap dikaitkan dengan rumor pengembangan motor listrik. Sejumlah bocoran paten dan desain sempat beredar di dunia maya, bahkan disebut-sebut mengusung gaya skuter premium. Meski demikian, hingga saat ini BYD belum mengumumkan produksi massal motor listrik secara langsung.

BYD diketahui masih memusatkan pengembangan pada kendaraan listrik roda empat, mulai dari sedan, SUV, MPV hingga kendaraan komersial. Kendati begitu, teknologi inti BYD justru mulai masuk ke segmen roda dua melalui kerja sama dengan produsen motor listrik pihak ketiga.

Salah satu teknologi yang paling menonjol adalah Blade Battery, baterai berbasis lithium iron phosphate (LFP) yang diklaim memiliki tingkat keamanan dan daya tahan tinggi. Baterai ini telah digunakan luas pada mobil listrik BYD dan kini mulai dilirik oleh produsen motor listrik global.

BACA JUGA:BYD dan Motor Listrik: Harga Rp20 Jutaan, Jarak Tempuh 300 km, dan Pengisian 60 Menit

BACA JUGA:Motor Listrik BYD VF Disebut Super Irit, Ini Teknologi Canggih di Balik Efisiensinya

Blade Battery menjadi sorotan karena desain sel baterainya yang memanjang menyerupai bilah. Struktur ini memungkinkan pemanfaatan ruang lebih efisien sekaligus meningkatkan stabilitas termal.

Keunggulan lainnya, baterai ini dikenal tahan terhadap panas ekstrem dan minim risiko kebakaran, bahkan mampu melewati uji penetrasi paku tanpa menimbulkan api atau ledakan. Karakter tersebut dinilai sangat cocok untuk kendaraan roda dua yang menuntut keamanan ekstra.

Selain aman, Blade Battery juga menawarkan umur pakai panjang dengan penurunan kapasitas yang lebih lambat, sehingga cocok untuk penggunaan harian maupun komersial.

Meski belum memproduksi motor listrik sendiri, BYD mulai memasok baterai dan sistem kelistrikan ke sejumlah produsen motor listrik. Artinya, motor listrik dengan teknologi BYD berpotensi hadir melalui merek lain, terutama di pasar Asia.

Teknologi lain seperti regenerative braking, sistem manajemen energi pintar, hingga efisiensi motor listrik tinggi juga menjadi nilai tambah yang dapat diadaptasi ke kendaraan roda dua.

Pengamat otomotif menilai, dengan pengalaman panjang di industri kendaraan listrik, BYD memiliki modal kuat jika suatu saat memutuskan masuk ke pasar motor listrik secara langsung. Infrastruktur baterai, riset teknologi, hingga skala produksi besar menjadi keunggulan utama pabrikan ini.

BACA JUGA:BYD Seal Bekas Kian Terjangkau, Harga Turun Tajam Hingga Rtusan Juta

BACA JUGA:BYD Seal Tawarkan Baterai Tangguh, Jarak Tempuh Capai 570 Km, dan Pengisian Cepat untuk Mobilitas Modern

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER