Sering Pakai Headset Volume Tinggi? Risiko Gangguan Pendengaran Mengintai

Sering Pakai Headset Volume Tinggi? Risiko Gangguan Pendengaran Mengintai--Foto: Freepik

KORANPRABUMULIHPOS.COM - Gangguan pendengaran merupakan masalah kesehatan yang dapat dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia. 

Tidak hanya terjadi pada lansia, kondisi ini juga mulai banyak ditemukan pada remaja hingga orang dewasa akibat gaya hidup dan paparan lingkungan yang kurang ramah terhadap kesehatan telinga. 

Gangguan ini terjadi ketika kemampuan telinga dalam menangkap serta mengirimkan suara ke otak mengalami penurunan, sehingga seseorang menjadi sulit mendengar suara di sekitarnya dengan jelas.

Dalam kehidupan sehari-hari, gangguan pendengaran sering kali dianggap sepele karena gejalanya muncul secara perlahan. 

BACA JUGA:7 Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan, Bisa Jaga Mata hingga Cegah Anemia

BACA JUGA:3 Makanan Penurun Kolesterol yang Wajib Dikonsumsi agar Jantung Tetap Sehat

Banyak orang baru menyadari adanya masalah ketika komunikasi mulai terganggu, misalnya sering meminta lawan bicara mengulang perkataan atau tidak mampu memahami percakapan di tempat ramai. 

Padahal, jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas hidup, produktivitas, hingga kesehatan mental seseorang.

Organisasi kesehatan dunia, World Health Organization, menyebutkan bahwa paparan suara keras dalam jangka panjang menjadi salah satu faktor utama penyebab kerusakan pendengaran. 

Kebiasaan mendengarkan musik menggunakan headset dengan volume tinggi, terlalu lama memakai earphone, hingga bekerja di lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi dapat meningkatkan risiko kerusakan pada organ pendengaran.

BACA JUGA:Buah Penjaga Kesehatan Ginjal, Kaya Antioksidan dan Baik untuk Tubu

BACA JUGA:9 Manfaat Sawi Putih untuk Kesehatan, Sayuran Murah dengan Khasiat Luar Biasa

Suara bising yang terus-menerus diterima telinga dapat merusak sel-sel halus di bagian dalam telinga yang berfungsi menangkap gelombang suara. 

Kerusakan pada bagian tersebut bersifat permanen dan sulit dipulihkan sepenuhnya. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kebiasaan sehari-hari yang berkaitan dengan kesehatan telinga.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER