Sekda Banyuasin Dukung Program Pendidikan dan Pelayanan YPAN
Sekda Banyuasin Dukung Program Pendidikan dan Pelayanan YPAN--
BANYUASIN,KORANPRABUMULIHPOS.COM,- Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST MM MBA, menerima audiensi Tim Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Banyuasin, Rabu (13/05).
Audiensi tersebut membahas program pendampingan pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan bagi para siswa-siswi.
Dalam pertemuan itu, YPAN yang merupakan mitra APKASI memaparkan berbagai program pendampingan pendidikan, mulai dari pembinaan siswa, pendampingan masuk perguruan tinggi, hingga pelatihan persiapan kerja bagi generasi muda.
Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim, menyambut baik program yang ditawarkan YPAN bersama APKASI tersebut. Menurutnya, pendampingan pendidikan sejak dini sangat penting untuk membantu anak-anak daerah mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.
BACA JUGA:SMA Muhammadiyah Siap Menampung Calon Siswa Baru yang Tak Terserap di Sekolah Negeri
BACA JUGA:Insiden Berdarah di Cafe Panhead, Anggota TNI Tewas Ditembak Oknum TNI
"Pertama, menyekolahkan anak itu bukan hanya soal faktor ekonomi, tetapi bagaimana ada pendampingan sejak dini. Ini sangat penting dan dulu belum banyak program seperti ini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi adanya pendampingan bagi siswa dalam menghadapi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) maupun berbagai tes pendidikan lainnya yang saat ini semakin kompetitif.
“Luar biasa, bukan hanya sisi beasiswanya saja, tetapi ada pendampingan saat menghadapi SPMB. Apalagi sekarang banyak tahapan tes dan bimtek yang sangat membantu siswa,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sekda Banyuasin juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut bersama YPAN dan APKASI, termasuk kemungkinan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banyuasin.
BACA JUGA:Tak Pakai Kontraktor, Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Libatkan Masyarakat dan Sekolah
BACA JUGA:JPU Roy Riady, Mantan Kajari Prabumulih: Tangani Kasus Crazy Rich Palembang, Tuntut Nadiem 18 Tahun
“Nanti kita jajaki kerja samanya, dan kalau memungkinkan kita lakukan MoU. Kita coba dulu mungkin dari satu sekolah sebagai langkah awal,” tutupnya.
Dirinya juga berharap kedepannya akan ada pengadaan beasiswa teruntuk para pegawai khususnya para guru dan ASN yang ada di Kabupaten Banyuasin dan tidak hanya teruntuk para siswa.

