Banjir OKI Meluas, Sawah dan Perkebunan Ikut Terendam

Banjir OKI Meluas, Sawah dan Perkebunan Ikut Terendam--

KORANPRABUMULIHPOS.COM - Banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, semakin meluas dan berdampak pada sejumlah kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI mencatat ribuan kepala keluarga terdampak, sementara ratusan lainnya harus dievakuasi akibat genangan air yang terus meningkat. Tak hanya permukiman, ribuan hektare sawah dan lahan perkebunan warga juga ikut terendam.

Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin, menjelaskan bahwa genangan air terjadi di kawasan permukiman Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya, dan Mesuji. Selain itu, area persawahan di beberapa kecamatan lain turut terdampak banjir.

Menurutnya, banjir tidak semata-mata disebabkan oleh curah hujan lokal yang mengguyur wilayah OKI sejak Jumat (9/1) dan berlanjut beberapa hari setelahnya. Faktor lain yang memperparah kondisi adalah kiriman air dari daerah hulu, khususnya akibat meluapnya Bendungan Komering di Kabupaten OKU Timur.

“Sekitar dua hingga tiga jam setelah pintu air Bendungan Upper Komering dibuka, air mulai masuk ke Kecamatan Lempuing dan selanjutnya meluas ke Lempuing Jaya serta wilayah sekitarnya,” kata Listiadi, Senin (12/1/2026).

BPBD OKI bersama tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, pendataan korban terdampak, serta penyaluran bantuan logistik ke daerah yang terendam banjir.

Berdasarkan data sementara, dua kecamatan dengan dampak terparah adalah Lempuing dan Lempuing Jaya. Di Kecamatan Lempuing, banjir merendam 10 desa dengan total 1.774 kepala keluarga terdampak. Desa Tebing Suluh tercatat sebagai wilayah dengan kondisi paling parah.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi sekitar 1.540 hektare lahan persawahan serta 545 hektare kebun milik masyarakat.

Sementara itu, di Kecamatan Lempuing Jaya, banjir melanda 10 desa dan berdampak pada 1.616 kepala keluarga. Sebanyak 57 KK terpaksa mengungsi ke SD Negeri 1 Sumber Makmur karena tinggi air terus bertambah.

Di Kecamatan Mesuji, banjir tercatat menggenangi tiga desa dengan total 192 kepala keluarga terdampak. Secara keseluruhan, BPBD OKI mencatat sebanyak 3.582 KK terdampak banjir di berbagai wilayah.

Hingga saat ini, BPBD OKI masih melakukan pemantauan intensif di lokasi terdampak dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi lanjutan. Warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan di wilayah OKI masih berpotensi tinggi dalam beberapa pekan ke depan. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER