Pelabuhan Tanjung Carat Dikebut, Herman Deru Bidik Legacy Pembangunan Sumsel
Pelabuhan Tanjung Carat Dikebut, Herman Deru Bidik Legacy Pembangunan Sumsel--
SUMSEL, KORANPRABUMULIHPOS.COM – Mengawali tahun 2026, Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru SH MM menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumsel untuk mempercepat terwujudnya Pelabuhan Samudera Tanjung Carat.
Proyek strategis daerah ini diyakini akan menjadi motor penggerak baru pertumbuhan ekonomi Sumsel.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur saat memimpin rapat percepatan pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat di Ruang Rapat Rumah Kayu Taman Kenten, Palembang, Selasa malam (30/12/2025).
Gubernur menilai progres pembangunan pelabuhan sejauh ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada tim percepatan yang dinilainya bekerja agresif dan solid.
“Perkembangan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat sangat luar biasa. Kinerja tim percepatan sangat agresif,” ujar Herman Deru.
Menurutnya, kekompakan dan soliditas tim menjadi kunci utama agar pembangunan pelabuhan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Pemprov Sumsel, kata dia, siap menjadi motivator sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kebutuhan tim percepatan.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Sesuaikan Kebutuhan OPD, Herman Deru: Tak Semua ASN Sumsel Bisa WFA
BACA JUGA:UMP Sumsel 2026 Naik 7,10 Persen, Herman Deru Tetapkan Upah Minimum Rp3,94 Juta
“Apapun yang dibutuhkan tim percepatan akan kita bantu, karena ini untuk kepentingan Sumsel. Kita harus super agresif dan solid,” tegasnya.
Herman Deru menegaskan, pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat merupakan bagian dari cita-citanya selama memimpin Sumsel. Ia berharap pelabuhan tersebut menjadi legacy pembangunan yang membanggakan sekaligus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Saya ingin ada kebanggaan dan legacy yang tidak terlupakan, yakni terwujudnya pelabuhan samudera Tanjung Carat dan angka kemiskinan Sumsel turun satu digit,” tegasnya.
Selain pembangunan pelabuhan, Gubernur juga menekankan pentingnya integrasi infrastruktur penunjang, mulai dari jalan tol hingga jalur kereta api yang terhubung langsung ke kawasan pelabuhan. Menurutnya, Tanjung Carat tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan konektivitas yang kuat.
Terkait rencana groundbreaking, Herman Deru memastikan pelaksanaannya tetap sesuai jadwal dan ditargetkan berlangsung pada Januari 2026. Hal tersebut diperkuat pernyataan Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Dr H Apriyadi MSi, yang menyebut percepatan pembangunan pelabuhan menjadi fokus utama Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel.
BACA JUGA:Herman Deru Minta Tuntaskan Blank Spot, Targetkan Sumsel Terkoneksi Menyeluruh

