Ini Harapan Ketua SP PLN Indonesia di Usia 7 Tahun

Eko Sumantri SE MSi, ketua SP PLN Indonesia--

PALEMBANG — Serikat Pekerja PLN Indonesia (SPPLNI) memperingati hari jadinya yang ke-7, yang jatuh pada 27 Desember 2025. Diusia yang ke 7 tahun, akan melakukan refleksi akhir tahun dengan berbagai kegiatan.

Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi perjalanan organisasi sekaligus penguatan semangat solidaritas antaranggota dalam memperjuangkan kepentingan pekerja PLN di seluruh Indonesia.

Memasuki usia tujuh tahun, SPPLNI dinilai telah menunjukkan peran strategis sebagai wadah perjuangan pekerja, khususnya dalam menyuarakan aspirasi dan perlindungan hak-hak karyawan PLN.

Refleksi ini juga menjadi ruang kontemplasi atas capaian, tantangan, serta arah perjuangan organisasi ke depan.

Ketua Serikat Pekerja PLN Indonesia, Eko Sumantri, SE, MSi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota atas dedikasi serta konsistensi dalam membangun organisasi.

Ia menegaskan bahwa SPPLNI harus terus hadir sebagai representasi suara pekerja PLN Indonesia.

“Saya berterima kasih atas sumbangsih dari kawan-kawan SP PLN Indonesia selama ini. SP PLN Indonesia sangat komunikatif, sangat baik, dan memiliki opini yang maju ke depan,” ujar Eko Sumantri belum lama ini.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang konstruktif dengan manajemen perusahaan. Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan hanya dapat terwujud apabila dialog antara pekerja dan manajemen terus dijaga secara terbuka dan saling menghormati.

“Tolong untuk tetap mempertahankan komunikasi dengan manajemen guna meningkatkan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eko berharap SPPLNI semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi karyawan PT PLN Indonesia, terutama dalam menyikapi berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi pekerja.

 Ia menyinggung pekerja tugas karya yang saat ini telah memperoleh anjuran dari Dinas Tenaga Kerja sebagai bagian dari proses perlindungan hak pekerja.

“Mudah-mudahan semangat pekerja di PLN Indonesia bisa menular ke serikat-serikat pekerja BUMN lainnya. Kami selalu berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak anggota, keselamatan kerja, serta kesejahteraan pekerja,” lanjutnya.

Refleksi akhir tahun ini juga menjadi pengingat bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring dinamika industri ketenagalistrikan nasional. Oleh karena itu, SPPLNI dituntut untuk terus adaptif, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.

Dengan bertambahnya usia organisasi, SPPLNI diharapkan terus menjadi sarana perjuangan yang kuat dan bermartabat dalam membela kepentingan pegawai PLN dan pekerja listrik Indonesia pada umumnya.

Semangat kebersamaan dan konsistensi perjuangan diyakini menjadi kunci keberlanjutan organisasi. Seluruh peserta menyampaikan doa dan harapan agar SPPLNI semakin dewasa, solid, dan berdaya guna.

 “Selamat panjang umur SP PLN Indonesia. Semoga terus berjaya dan menjadi rumah perjuangan bagi pekerja,” harapnya. (*

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER