SPPG Polres Prabumulih Bertambah, Kapolda Sumsel Pimpin Ground Breaking SPPG Cambai
SPPG Polres Prabumulih Bertambah, Kapolda Sumsel Pimpin Ground Breaking SPPG Cambai--
PRABUMULIH, KORANPRABUMULIHPOS.COM – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) memulai pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Prabumulih dengan melaksanakan peletakan batu pertama di Kecamatan Cambai, Senin (29/12/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, SIK MH didampingi Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, SH SIK MH serta dihadiri Wali Kota Prabumulih H Arlan, Ketua DPRD Prabumulih Deni Victoria, unsur Forkopimda, Sekda Prabumulih H Elman, S.T., MM dan jajaran pejabat utama Polres Prabumulih.
Peletakan batu pertama ini merupakan bagian dari ground breaking SPPG yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Secara nasional, kegiatan terpusat di SPPG Polri ke-436 yang dipimpin Wakapolri di Cengkareng, Jakarta Barat.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi menyampaikan bahwa pembangunan SPPG merupakan wujud komitmen nyata Polri dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan.
“Ini bukan sekadar perencanaan, tetapi bentuk kerja nyata Polri untuk hadir dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Kapolda.
BACA JUGA:SPPG Prabumulih Tetap Siaga Meski Libur Sekolah
Ia mengungkapkan, hingga saat ini Polda Sumsel telah membangun dan mengoperasikan 11 dapur SPPG yang mampu melayani sebanyak 34.624 penerima manfaat di berbagai wilayah.
Menurutnya, kehadiran SPPG juga menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mempersiapkan generasi muda yang sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.
Kapolda menjelaskan, pembangunan SPPG di Cambai dilakukan melalui skema kerja sama antara Polres Prabumulih dengan pemilik lahan, mengingat keterbatasan lahan milik Polri pada tahap awal pembangunan.
Dengan dimulainya pembangunan SPPG tersebut, Kapolda berpesan agar proses pendataan dan validasi penerima manfaat dilakukan secara cermat, terukur, dan tepat sasaran.
“Jangan hanya administratif, tetapi pelaksanaannya juga harus benar-benar berjalan sesuai tujuan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dapur SPPG milik Polda Sumsel yang menjadi percontohan nasional telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hingga kini, tidak ditemukan kasus keracunan pada penerima manfaat dari dapur SPPG Polri.
BACA JUGA:SPPG Kerahkan 94 Tim, 282 Ribu Paket Makanan Tersalurkan untuk Warga Korban Banjir Aceh

