Pascabanjir Aceh Tamiang, Pertamina Drilling Buka Layanan Kesehatan Keliling
Pascabanjir Aceh Tamiang, Pertamina Drilling Buka Layanan Kesehatan Keliling--Foto: Prabupos
ACEH TAMIANG, KORANPRABUMULIHPOS.COM— Di tengah upaya pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung, akses layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat terdampak.
Menjawab kondisi tersebut, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) hadir langsung di tengah warga dengan menggelar layanan kesehatan keliling di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (23/12).
Kegiatan kemanusiaan ini dipusatkan di Posko Musholla Al Fajar, Dusun Tanjung Bukit Tempurung, sebuah lokasi yang hingga kini masih menjadi titik berkumpul warga yang terdampak banjir.
Sejumlah rumah di kawasan tersebut masih menyisakan lumpur, sementara aktivitas warga perlahan mulai kembali berjalan meski fasilitas umum, termasuk layanan kesehatan, belum sepenuhnya pulih.
BACA JUGA:38 Rig Tetap Siaga Saat Libur Akhir Tahun, Pertamina Drilling Pastikan Pasokan Energi Aman
BACA JUGA:Genjot Produksi Migas, Pertamina EP Ramba Field Tembus 1.051 Hari Tanpa Kecelakaan Kerja
Tim layanan kesehatan keliling yang diterjunkan terdiri dari tenaga medis profesional, tim Health Pertamina Drilling, serta relawan perusahaan. Mereka menyambangi warga dari tenda ke tenda, memeriksa kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus memberikan pengobatan dan edukasi agar warga dapat terhindar dari penyakit yang kerap muncul setelah banjir.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa kehadiran layanan kesehatan keliling ini merupakan bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana.
“Banjir tidak hanya merusak rumah dan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan warga. Pascabanjir, risiko penyakit meningkat, sementara akses ke fasilitas kesehatan belum sepenuhnya normal. Karena itu, Pertamina Drilling berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat agar tetap mendapatkan layanan medis yang layak di tengah kondisi darurat,” ujar Avep.
Ia menjelaskan, keterlibatan Pertamina Drilling dalam penanganan pascabanjir bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga wujud kepedulian kemanusiaan untuk memastikan masyarakat tidak dibiarkan berjuang sendiri menghadapi dampak bencana.
BACA JUGA:Kemenhut Izinkan Warga Manfaatkan Kayu Hanyut, Fokus Pemulihan Pasca Bencana
BACA JUGA:Kapolri Tegaskan Tak Ada Kembang Api Tahun Baru 2026, Ajak Publik Rayakan dengan Empati
Menurut Avep, kehadiran langsung tenaga medis di lokasi terdampak diharapkan mampu menekan potensi lonjakan penyakit pascabanjir, sekaligus memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga yang masih berada dalam situasi sulit.
Pelayanan kesehatan keliling ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan menyasar posko-posko pengungsian serta titik-titik permukiman warga yang masih minim bantuan.

