Mengenal Iridium, Logam Super Langka yang Harganya Lebih Tinggi dari Emas

Iridium, Logam Super Langka yang Harganya Lebih Tinggi dari Emas--

KORANPRABUMULIHPOS.COM – Selama ini emas dikenal sebagai salah satu logam paling bernilai di dunia. Namun, di balik kilau emas, terdapat material lain yang harganya bahkan bisa lebih mahal. Salah satunya adalah iridium, logam langka yang belakangan kerap menjadi perbincangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap iridium meningkat seiring naiknya kebutuhan industri dan keterbatasan pasokan. Tak heran jika logam ini sering dibandingkan dengan emas, terutama dari sisi nilai ekonomi, meski harga keduanya sama-sama mengalami fluktuasi.

Dihimpun dari IFLScience, Rabu (24/12/2025), berikut sejumlah fakta penting seputar iridium.

Apa itu iridium?
Iridium merupakan unsur kimia dengan nomor atom 77 dan termasuk dalam kelompok logam transisi. Pada suhu ruangan, iridium berbentuk padat dan dikenal memiliki sifat fisik yang sangat kuat.

Nama iridium diyakini berasal dari kata Yunani Iris yang berarti pelangi, merujuk pada warna cerah senyawa-senyawanya, seperti dijelaskan Royal Society of Chemistry. Mirip dengan emas, iridium tergolong tidak mudah bereaksi secara kimia. Logam ini juga memiliki kepadatan tinggi, titik leleh ekstrem, serta dikenal sebagai unsur paling tahan terhadap korosi di dalam tabel periodik.

Siapa penemu iridium?
Penemuan iridium umumnya dikaitkan dengan ahli kimia asal Inggris, Smithson Tennant. Meski demikian, sejumlah ilmuwan lain seperti H.V. Collet-Descotils, A.F. Fourcroy, dan N.L. Vauquelin dari Prancis diduga telah mengidentifikasi unsur ini sekitar tahun 1803 saat meneliti bijih platinum, sebagaimana dilaporkan LiveScience.

Iridium ditemukan setelah platinum dilarutkan menggunakan aqua regia, campuran asam kuat yang mampu melarutkan logam-logam mulia.

Kegunaan iridium
Karena tingkat kepadatannya yang sangat tinggi dan kelangkaannya, iridium murni hampir tidak pernah digunakan secara langsung. Bahkan, iridium dalam bentuk murni nyaris tidak ditemukan di alam.

Sebagian besar bijih hanya mengandung iridium dalam jumlah kecil dan tersebar di beberapa wilayah seperti Afrika Selatan, Alaska, Brasil, Myanmar, dan Rusia. Oleh karena itu, iridium umumnya dicampur dengan platinum untuk membentuk paduan logam dengan kandungan sekitar 5–10 persen iridium.

Menurut Britannica, paduan ini dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari perhiasan, ujung pena, peralatan bedah, hingga komponen kontak listrik.

Mengapa iridium lebih mahal dari emas?
Pada April 2025, harga iridium tercatat menembus lebih dari Rp 3 juta per gram. Sebagai perbandingan, harga emas pada periode yang sama berada di kisaran Rp 1,9 juta hingga Rp 2 jutaan per gram.

Tingginya harga iridium dipengaruhi oleh kelangkaan logam ini serta meningkatnya kebutuhan dari sektor teknologi dan industri khusus. Kombinasi pasokan terbatas dan permintaan yang terus naik membuat nilai iridium kerap melampaui emas di pasar global.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER