Industri Otomotif Bergairah: Pindad Resmikan Persiapan Pabrik Mobil Nasional

Industri Otomotif Bergairah: Pindad Resmikan Persiapan Pabrik Mobil Nasional Foto: Ros Prabupos--

KORANPRABUMULIHPOS.COM – Industri otomotif dalam negeri kembali mendapat angin segar. PT Pindad, perusahaan manufaktur yang selama ini dikenal sebagai produsen alat utama sistem pertahanan (alutsista), kini bersiap melangkah lebih jauh dengan membangun pabrik mobil nasional. Langkah ini dinilai sebagai momentum penting menuju kemandirian otomotif Indonesia.

Rencana ekspansi Pindad tersebut disebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadirkan kendaraan produksi dalam negeri yang tidak hanya tangguh, tetapi juga mampu bersaing dengan produk global. Dengan pengalaman puluhan tahun memproduksi kendaraan taktis, kemampuan teknis Pindad digadang-gadang menjadi modal kuat dalam mengembangkan mobil sipil.

Selama ini Pindad identik dengan kendaraan tempur seperti Maung dan Komodo. Namun perluasan ke sektor otomotif sipil dinilai sebagai langkah natural mengingat fasilitas manufaktur Pindad telah memenuhi standar industri tinggi. Dengan kapabilitas teknis itu, perusahaan optimistis mampu menghadirkan mobil nasional yang sebagian besar komponennya diproduksi di dalam negeri.

Pendirian pabrik baru ini diperkirakan akan menjadi tonggak sejarah, sekaligus membuka jalan bagi Indonesia untuk meningkatkan kemandirian industri otomotif yang selama ini masih didominasi produk pabrikan asing.

BACA JUGA:Toyota Camry Pernah Jadi Mobil Dinas Menteri, Kini Harga Bekasnya Makin Terjangkau — Ini Fitur Unggulannya

BACA JUGA:Honda CB Sporty Tampil Stylish dan Responsif, Cocok untuk Mobilitas Perkotaan

Pabrik yang tengah dipersiapkan disebut akan mengusung teknologi manufaktur modern dengan kapasitas yang dapat ditingkatkan secara bertahap. Targetnya, fasilitas tersebut mampu memproduksi:

SUV versi sipil yang mengambil inspirasi dari ketangguhan Pindad Maung

Kendaraan niaga ringan yang cocok untuk sektor UMKM dan logistik

Mobil listrik nasional sejalan dengan program elektrifikasi pemerintah

Dengan target tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) lebih dari 70–80 persen, keberadaan pabrik ini diharapkan mampu mendorong bangkitnya industri komponen lokal.

Kehadiran pabrik mobil nasional Pindad akan menghasilkan dampak ekonomi signifikan. Ribuan tenaga kerja baru berpotensi terserap, mulai dari teknisi manufaktur, pemasok komponen, hingga jaringan servis dan distribusi.

BACA JUGA:ASUS Vivobook S14 Jadi Andalan Baru untuk Pelajar dan Profesional Mobile, Ini Keunggulan dan Kekurangannya

BACA JUGA:Honda ICON e Hadir sebagai Motor Listrik Ringan dan Efisien untuk Mobilitas Perkotaan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER