Avanza Diseruduk Babaranjang di Perlintasan Pakjo Prabumulih, Ayah dan Anak Lolos dari Maut
Avanza Diseruduk Babaranjang di Perlintasan Pakjo Prabumulih, Ayah dan Anak Lolos dari Maut--Foto: Prabupos
Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi melalui Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Bratanata SH membenarkan insiden tersebut.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung kita arahkan ke lokasi kejadian. Petugas mengevakuasi korban serta mengamankan kendaraan dari lintasan agar tidak mengganggu perjalanan kereta berikutnya,” jelas AKP Bratanata.
Selain mengevakuasi, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan saksi untuk memastikan kronologi kejadian.
Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang memperhatikan kondisi jalur rel yang tidak memiliki palang pintu saat hendak melintas.
BACA JUGA:Tiga Bulan Berdiri, IPHI Prabumulih Timur Langsung Tancap Gas Perkuat Silaturahmi
BACA JUGA:Desa Kemang Tanduk Gencarkan Program Pencegahan Stunting, Bagikan Susu untuk Ibu Hamil dan Balita
“Untuk sementara, dugaan awal kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang tidak memperhatikan kondisi jalur saat hendak melintas di rel tanpa palang pintu. Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati,” pungkas Bratanata.
Sementara itu sebelumnya, di lokasi yang sama
Insiden tragis menimpa Kezora Putri Viona pada Rabu, 20 Agustus 2025, sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa itu terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di kawasan Simpang Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur. Lokasi ini memang dikenal rawan kecelakaan karena minim pengawasan dan tidak adanya palang pintu.
Berdasarkan keterangan di lapangan, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 4607 CA dari arah Jalan Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat, tepatnya dari sekitar Taman Murni.
Kezora bermaksud menyeberang perlintasan rel menuju Jalan Pakjo, Kelurahan Sukajadi, yang mengarah ke Jalan RA Kartini.
Namun, naas tak dapat dihindari. Pada saat bersamaan, dari arah Tanjung Enim melaju kereta api Babaranjang. Diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta tersebut sehingga terjadi tabrakan yang merenggut nyawanya.
Insiden terjadi di perlintasan tanpa palang pintu kawasan Simpang Empat, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, pada Rabu (29/10/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Kecelakaan yang membuat heboh tersebut melibatkan Kereta Api Babaranjang seri CC205213 dari Depo Induk TNK dan truk fuso trailer warna putih bernomor polisi BH 8062 NV yang dikemudikan oleh Supratman (42), warga Jalan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Bersama sang sopir, terdapat kernet bernama Leo Fasya Pratama (19) dan anak sopir, Mutiara Ramadani (17).

