Menteri ESDM Tinjau Sumur Minyak Rakyat di Muba, Legalitas Dimulai November: Penjualan Lewat Pertamina

Menteri ESDM Tinjau Sumur Minyak Rakyat di Muba, Legalitas Dimulai November, Penjualan Minyak Rakyat Lewat Pertamina--Sumeks

Ia menyampaikan bahwa melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025, izin pengelolaan sumur rakyat nantinya akan diberikan melalui koperasi dan UMKM yang bekerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan Pertamina.

“Harga minyak rakyat akan dibeli 80 persen dari Indonesian Crude Price (ICP). Ini harga terbaik sepanjang sejarah sumur rakyat,” ujar Bahlil. Ia juga menegaskan minyak rakyat wajib dijual resmi ke Pertamina. “Kalau ada yang menjual ke pihak lain, izinnya akan kami cabut,” tegasnya.

BACA JUGA:BKN Dorong Instansi Daerah Terapkan Penuh Digitalisasi Layanan ASN Melalui SIASN

BACA JUGA:Muba Expo 2025 Resmi Ditutup, Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,9 Miliar dan Dikunjungi 10 Ribu Orang Per Hari

Bahlil juga menyoroti buruknya aspek keselamatan dan lingkungan dalam aktivitas penambangan ilegal yang selama ini berjalan tanpa pengawasan.

“Sebelum ke sini saya turun ke lokasi. Dalam area kurang dari satu hektare ada lebih dari 10 sumur, dan kondisinya sangat berbahaya. Jangan sampai sumur air bersih malah tercemar minyak,” ujarnya.

Ia memerintahkan SKK Migas dan Pertamina menyiapkan standar operasional sebelum izin dikeluarkan. "Kalau ada yang melanggar aspek keselamatan kerja atau merusak lingkungan, izinnya akan kami evaluasi," tegasnya.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati Muba HM Toha Tohet menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan legalisasi ini. Pemerintah daerah, kata mereka, telah melakukan pendataan terhadap lebih dari 20 ribu titik sumur minyak rakyat di Muba yang selama ini beroperasi tanpa izin.

BACA JUGA:Petani OKU Timur Resah: Solar Langka, Musim Tanam Padi Terancam Mundur

BACA JUGA:10 Nama Capim Baznas Sumsel Terpilih, Siap Diusulkan ke Baznas RI untuk Tahap Selanjutnya

“Potensi minyak Muba sangat besar, tapi harus tertata agar tidak memakan korban jiwa dan merusak lingkungan,” ujar Herman Deru.

Bupati Toha berharap kunjungan Menteri ESDM menjadi momentum penataan ulang pengelolaan sumur minyak rakyat. “Harapan kami aktivitas ekonomi rakyat tetap berjalan, tapi legal, aman, dan tidak merusak lingkungan,” katanya.(*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan
IKLAN
PRABUMULIHPOSBANNER